Memakai peluru dengan kaliber 7,62 x 39 mm yang lebih kecil, dan memiliki pilihan tembakan (selective-fire). AK-47 termasuk salah satu senapan serbu pertama dan hingga kini merupakan senapan serbu yang paling banyak diproduksi.
Latar belakang desain
Pada Perang Dunia II, Jerman menciptakan konsep senapan serbu. Konsep ini didasari pengalaman bahwa pertempuran modern lebih banyak terjadi pada jarak yang cukup dekat, yaitu sekitar 100 meter. Tenaga dan jangkauan peluru pada saat itu ternyata terlalu besar. Maka, Jerman mulai mengembangkan peluru dan senapan yang mempunyai sifat submachine gun (isi magazen banyak dan bisa menembak full-otomatis) dengan peluru yang jangkauannya bisa sampai 300 meter. Dengan mempertimbangkan biaya produksi, ini dicapai dengan memendekkan peluru 7,92 x 57 mm Mauser menjadi ukuran 33 mm yaitu 7,92 x 33 mm Kurz (Kurz berarti pendek).
Hasil akhirnya, Sturmgewehr 44 (StG44), memang bukan senapan pertama yang menggunakan konsep ini; sebelumnya Italia dan Uni Soviet pernah merancang konsep yang serupa. Tetapi, Jerman adalah yang pertama untuk memproduksi masal senapan mereka. Jerman banyak menggunakan senapan baru mereka untuk menghadapi Soviet di Front Timur. Pengalaman Uni Soviet melawan Jerman inilah yang memengaruhi doktrin Soviet pada tahun-tahun berikutnya.
Berdasarkan doktrin Soviet, Mikhail Kalashnikov mulai memikirkan desain senapannya sejak di rumah sakit, setelah terluka pada pertempuran di Bryansk. Ia mendapat informasi bahwa sebuah senjata baru sedang dicari, untuk dipakai dengan peluru 7,62 x 41 mm yang dibuat oleh Elisarov dan Semin pada 1943. Tapi kali itu, desain Kalashnikov kalah melawan desain Sudayev, yaitu PPS43. Kalashnikov mengubah desain pertamanya setelah ia mempelajari StG44 Jerman pada tahun 1946. Karena rancangannya cukup mengesankan, Kalashnikov lalu dipilih untuk memimpin sebuah tim desain.
Varian
Varian-varian Kalashnikov adalah:- AK-47 1948–51, 7,62 × 39 mm — Model paling awal, yang menggunkan receiver stamping Tipe 1, dan sudah sangat langka.
- AK-47 1952, 7,62 x 39 mm — Menggunakan receiver machined dengan popor dan pegangan kayu. Laras dan kamar peluru dilapisi krom untuk mencegah korosi. Berat senapan 4,2 kg.
- AKS-47 — Menggunakan popor lipat ke bawah yang mirip popor MP40 Jerman.
- RPK, 7,62 x 39 mm — Versi senapan mesin, dengan laras yang lebih panjang dan bipod (penyangga kaki 2).
- AKM, 7,62 x 39 mm — Lebih sederhana dan lebih ringan dari AK-47; menggunakan receiver Tipe 4 yang terbuat dari logam stamping. Berat menurun jadi 3,61 kg, karena receiver yang lebih ringan.
- AKMS, 7,62 x 39 mm — Versi AKM yang menggunakan popor lipat ke bawah atau ke samping.
- AKMSU, 7,62 x 39 mm — Versi pendek dari AKM yang menggunakan popor lipat ke bawah. Panjang laras 35 cm.
- Seri AK-74, 5,45 x 39 mm — Lihat artikel utama.
- Seri AK-101, 5,56 x 45 mm — Lihat artikel utama.
- Seri AK-103, 7,62 × 39 mm — Lihat artikel utama.
- Seri AK-107/108 — Lihat artikel utama.
Produksi di luar Rusia
Negara | Varian |
---|---|
Albania | Automatiku Shqiptar model 56 (ASH-78 Tip-1). |
Bulgaria | AKK (Tipe 3 AK-47), AKKS (Tipe 3 dengan popor lipat samping) |
AKKMS (AKMS) AKKN-47 (bisa dipasang bidikan malam NPSU) | |
AK-47M1 (Tipe 3 dengan polimer hitam menggantikan kayu) | |
AK-47MA1/AR-M1 (sama dengan M1, tapi memakai peluru 5,56 mm NATO) | |
AKS-47M1 (AKMS memakai 5,56 mm NATO), AKS-47MA1 (sama dengan AKS-47M1, tapi hanya semi-automatis) | |
AKS-47S (AK-47M1, versi pendek, popor lipat Jerman Timur, alat bidik laser) | |
AKS-47UF (versi pendek -M1, popor lipat Rusia), AR-SF (sama dengan -47UF, tapi memakai 5,56 mm NATO) | |
AKS-93SM6 (serupa dengan -47M1, tidak bisa dipasang pelontar granat) | |
RKKS, AKT-47 (senapan latihan, kaliber .22) | |
Jerman Timur | MPi-K (AK-47), MPi-KS (AKS), MPi-KM (AKM), MPi-KMS72 (AKMS) |
Mesir | AK-47, MISR 7.62 (AKM), Maadi |
Hungaria | AKM-63, AMD-65, AMD-65M, AMMSZ, AMP, NGM 5,56 |
Irak | Tabuk (M70B1, and M70AB2) |
Senapan runduk Tabuk (M70B1 dengan laras 23,6 inci, alat bidik optik, dan popor khusus) | |
Myanmar | MA1, MA4 (berdasarkan buatan Tiongkok, menggunakan peluru kaliber NATO) |
Korea Utara | Type 58A (Type 3 AK-47), Type 58B (popor lipat besi), Type 68A (AKM-47), Type 68B (AKMS) |
Tiongkok | Type 56 Rifle (bukan Karabin), Type 81, Type 87 |
Polandia | Kbk AK/PMK (AK-47), Kbk AKS/PKMS (AKS), Kbk Ak PNG60, Kbk AKM/PMKM (AKM), KbK AKMS/PMKMS, Kbk wz. 88 Tantal (AK-74 dengan popor lipat samping), Kbk wz. 96 Beryl |
Romania | AI (AK-47), AIS (AKS), AIM, AIMS (AKM, AKMS), AIR |
Yugoslavia | M70, M70A, M70AB2 M64 (AK-47 dengan laras lebih panjang), M64A (dengan pelontar granat), M64B (M70 dengan popor lipat) |